Tandaseru — Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara Abdul Malik Sillia menerima kunjungan tim Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) di kediamannya di Desa Falahu, Kecamatan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Jumat (26/8). Dalam kunjungan tersebut dibahas beberapa program tahun 2023 yang saat ini telah dijalankan.

Saat dikonfirmasi, Malik menyatakan sempat berdiskusi tentang beberapa program
seperti rumah produksi kopra putih di Desa Waitamua, Mangoli, dan mesin pengolah sagu di Desa Waitina.

“Sebagai upaya penguatan ekonomi pasca pandemi Covid-19 yang sempat melanda Indonesia dan dunia pada tiga tahun terakhir belakangan ini,” tutur Sekretaris DPW PKB Malut ini.

Ia berharap melalui program Kemendes PDTT tersebut, kegiatan di desa-desa lebih baik dan produktif.

“Terkait dengan program 2024, ya tentu sama-sama kita ketahui bahwa program yang kemarin berjalan sudah cukup baik seperti misalnya gudang kopra putih dan mesin pengolah sagu untuk Desa Mangoli dan Waitina, ini kan perlu ditingkatkan lagi sehingga betul-betul kegiatan desa itu bisa lebih produktif. Dan saya menyampaikan banyak terima kasih atas semua bantuan Kemendes yang masuk ke Sula-Taliabu,” ujar Malik.

Selain itu, Malik pun meminta kementerian untuk terus melanjutkan program pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar usaha-usaha desa bisa terus berkembang.