“Bukan hanya masalah sampah yang terurai, tapi juga abrasi dan seluruh masalah lingkungan yang ada di Morotai,” kata Iffandi.
Ia mencontohkan terjadinya abrasi di pantai Desa Sambiki Baru, Kecamatan Morotai Timur.
“Itu menjadi satu-satunya contoh bukti tak terbantahkan bahwa Dinas LH dan DPRD mereka ini tidak ada upaya serius dan tegas dalam pengawasan menertibkan praktik operasi penambangan pasir liar oleh perusahaan besar,” ujarnya.
Soal lingkungan, Iffandi yang merupakan Kabid Lingkungan Hidup Eco Bhinneka Muhammadiyah Ternate itu membandingkan dengan Singapura.
“Di Singapura sendiri, selain giat mengampanyekan persoalan lingkungan, mereka itu rajin, disiplin, bahkan cerdas dalam memelihara dan melindungi lingkungan sekitar. Mereka tidak hanya diatur oleh aturan yang ketat, itu yang kita contohkan,” paparnya.
“DLH Morotai baiknya mengembangkan sosialisasi sampah, bila perlu juga buat program perilaku hidup bersih dan sehat sebagai bentuk perwujudan untuk memberikan pengalaman belajar atau menciptakan suatu kondisi yang kondusif bagi masyarakat untuk meningkatkan kesehatan,” tandas Iffandi.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.