“Persentase perempuan meningkat dari 35,05 persen tahun 2021 menjadi 40,03 persen, sedangkan persentase laki-laki meningkat dari 42,82 persen menjadi 44,94 persen pada tahun 2022,” jelasnya.
Menurutnya, ketimpangan gender Maluku Utara sejak tahun 2018 hingga 2022 cenderung menurun. Sejak tahun 2018, IKG berkurang sebesar 0,032 poin, rata-rata turun 0,008 poin per tahun.
“Hal ini mengindikasikan ketimpangan gender yang semakin mengecil atau kesetaraan yang semakin membaik,” akunya.
Penurunan ketimpangan gender terbesar terjadi pada tahun 2019 yang turun 0,022 poin yang utamanya dipengaruhi oleh menurunnya keterwakilan perempuan di legislatif meningkat lebih tinggi dibandingkan laki-laki.
“Keterwakilan di legislatif perempuan meningkat dari 20,45 persen pada tahun 2018 menjadi 26,67 persen pada tahun 2019. Sementara keterwakilan di legislatif laki-laki turun dari 79,55 persen pada tahun 2018 menjadi 73,33 persen pada tahun 2019,” tandasnya.
Tinggalkan Balasan