“Langsung anggota kami yang piket bersama saya langsung turun ke TKP. Setelah itu kami komunikasikan dengan anggota Reskrim Polrestabes untuk turun olah TKP di lokasi kejadian,” terangnya.
Menurut Muis, saat ditemukan mayat bayi itu masih memiliki tali pusar. Malam sebelumnya, sekira pukul 21:00 WIT ada salah satu pengendara motor berboncengan dengan perempuan masuk ke area TPA. Hal itu berdasarkan keterangan warga yang sedang berjaga di situ. Namun setelah mereka keluar warga tidak lagi memperhatikan.
“Setelah itu sekitar pukul 18:00 baru ditemukan sebuah kardus yang berisi sesosok mayat tersebut,” jelasnya.
Para saksi yang ada malam ini sudah diperiksa. Selanjutnya Reskrim melaksanakan penyelidikan.
“Setelah visium kami juga sudah melakukan koordinasi dengan camat, lurah dan badan syara kelurahan Ome ini untuk dikafani di puskesmas ini lalu dimakamkan di tempat penguburan umum malam ini juga,” tandas Muis.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.