“Itu ada 12 SD yang sudah kita hubungkan menjadi SD Unggulan. Dan ada sekitar 8 SMP Unggulan yang sarprasnya kita sudah bangun kembangkan,” paparnya.

Meski demikian, Revi bilang, tidak kalah penting juga meningkatkan mutu SDM-nya. Sebab hari ini Morotai masih kekurangan tenaga guru, yakni baru kurang lebih 1.000 tenaga guru.

“Mulai dari sekolah PAUD, SD maupun SMP, kurang lebih 1.000 tenaga guru. Kita punya ASN hampir 600 lebih dan ada 400 lebih tenaga guru kontrak,” pungkas Revi.