Sebab itu, kata Ikram, pelatihan kemanan digital ini menjadi sangat penting sebagai upaya menjaga keamanan data pribadi dan pekerjaan.

“Karena kita bisa memeriksa apakah data pribadi bocor atau tidak, kata sandi yang digunakan kuat atau tidak serta dapat menggunakan pesan rahasia yang aman,” kata Ikram.

Menurut Ikram, di Maluku Utara pun tidak sedikit kasus ancaman digital yang menimpa masyarakat umum juga jurnalis.

Hal ini perlu mendapat perhatian serius, dan jurnalis pun perlu dibekali pengetahuan tentang cara mengamankan akun media sosial, dan sebagainya.

Ini pun sebagai langkah mewaspadai, agar perangkat digital tidak mudah diretas pihak yang tidak bertanggungjawab.

“Artinya, manajemen aset digital harus dilakukan secara baik. Di mana setiap pribadi harus mampu merunut akun email serta media sosialnya, memisahkan mana akun pribadi dan yang digunakan dalam bekerja, serta rutin mengganti kata sandinya,” timpalnya.