Tandaseru — Pj Bupati Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, M Umar Ali, tetap mempertahankan program kerja mantan bupati definitif Benny Laos dan Wakil Bupati Asrun Padoma.
Menurut Umar, selama belum ada bupati definitif baru, program kerja Pemda Morotai tetap mengacu pada program kerja bupati definitif sebelumnya.
“Program Pemda Morotai masih pakai program 2017-2022, kita tuangkan dalam RPD, itu sampai dengan 2026, sampai bupati definitif mempunyai RPJM yang baru. Jadi program 2017-2022 masih tetap melekat setiap tahun anggaran, dan tidak akan diganti-ganti,” kata Umar saat pertemuan dengan masyarakat di Desa Morodadi baru-baru ini.
Kepada masyarakat, Umar meminta agar tidak terpengaruh dengan informasi liar yang tengah berkembang saat ini.
“Jadi, kami menyusun RPD 2022-2026, fokus kita pembangunan masih tetap infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan dan gratis-gratis tadi masih tetap. Dan itu tidak bisa diganti karena kita sudah tuangkan dalam dokumen,” timpalnya.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.