Ubaidi, kata Rahmi, menjadi andalan Demokrat untuk bertarung di DPRD kabupaten. Namun entah kenapa ia ingin maju di DPRD provinsi.
“Ditinjau dari berbagai aspek, tarung di dapil III itu tidak mudah karena ada tiga wilayah.
Jangan cuma karena gagah-gagahan. Ada nggak basis di tiga wilayah ini?” tukasnya.
Selain butuh basis suara yang jelas, Rahmi berujar, bertarung di dapil III butuh sokongan dana yang tak sedikit.
“Atas alasan-alasan itulah dia kita minta bertarung di kabupaten, karena lebih kecil dapilnya,” terangnya.
Para caleg dapil III DPRD provinsi, sambungnya, telah dipilih yang dinilai mumpuni untuk bertarung. Di antaranya para caleg yang sebelumnya pernah bertarung maupun anggota DPRD aktif di Tikep dan Haltim.
“Pertimbangan partai sungguh rasional, muaranya kita ingin dapat kursi. Muhlis Ibrahim, misalnya, (pernah caleg) suaranya 1.000 lebih. Begitu juga Masri Hidayat. Nah, Ubaidi ini basis belum teruji. Belum punya pengalaman, politik juga baru. Kita ingin di dapil itu kita dapat kursi sehingga kita ingin orang yang tarung punya basis suara yang jelas,” tandas Rahmi.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.