Sobeng juga mengaku bahwa pihaknya belum mengantongi identitas tersangka pembunuhan terhadap nenek Asy.

Identitas pelaku nantinya baru diketahui bila berkas tahap satu sudah diserahkan kepada pihaknya.

“Kami belum tahu identitas lengkapnya siapa, karena di dalam SPDP belum dicantumkan secara lengkap identitas nya,” katanya.

Ia juga berharap agar kasus ini bisa segera diungkap dengan jelas dan harus tetap ditangani secara profesional.

Masyarakat pun diharap bisa mempercayakan penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum.

“Kami akan bekerja secara maksimal dan profesional untuk menangani perkara ini. Jangan sampai ada isu-isu yang akan menimbulkan perpecahan di Morotai, terutama isu SARA,” pungkasnya.