Tandaseru — Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Pulau Morotai, Maluku Utara, Marwan Sidasi, mengaku saat ini belum terlalu fokus dengan pemberian bantuan rumah masyarakat maupun ASN.

Menurutnya, jatah bantuan perumahan kali ini berkurang. Sebab Disperkim diberi tugas lebih fokus menangani angka stunting yang melonjak tinggi.

“Iya, kami fokus menangani penurunan angka stunting,” kata Marwan, Kamis (30/3).

Di tahun anggaran 2023 Disperkim hanya mendapatkan jatah dana membangun 150 unit rumah. 50 unit di antaranya bangun baru dan 100 unit peningkatan.

“Di dalam 50 unit bangun baru ada dana untuk bantuan stunting, begitu juga dengan 100 unit rumah peningkatan tersebut,” timpalnya.