Mantan Kepala Bappeda ini mengatakan, desa perlu melakukan kreativitas dan harus menyiapkan dokumen pembangunan berbasis kawasan. Sehingga, ketika tim TEKAD melakukan verifikasi dalam waktu dekat ini, seluruh desa sudah betul-betul siap.

“Desa-desa di Halmahera Barat akan kami usulkan sesuai klaster potensi  desa,” ujar Soni.

Ia menambahkan, adanya penambahan 62 desa ini juga menjadi tantangan bagi DPMPD dan OPD terkait lainnya seperti Disperindagkop.

“Harapan saya, perlu adanya tim work yang kuat guna penguatan kelembagaan di tingkat desa, serta dukungan lembaga DPRD dan pemerintah daerah demi menyambut program TEKAD di tahun 2023,” pungkasnya.