Kemudian, pada hari Kamis itu juga usai bekerja, korban bersama beberapa rekannya sesama petani saling mengajak pulang ke desa. Posisi korban saat perjalanan pulang berada paling belakang.

Selain itu, korban waktu itu diduga sudah dalam kondisi mabuk minuman keras.

“Dia (korban) punya teman sudah pulang, dia dari belakang kemudian dorang juga so tara tau kalau kase tinggal paitua itu,” terangnya.

Hingga malam tiba, korban yang tak sengaja ditinggal ini ternyata tak kunjung tiba di rumahnya. Meski begitu, keluarganya mengira korban sengaja belum pulang karena bermalam di kebun.

Dong orang rumah pikir paitua tetap kerja di kebun tara pulang, karena katanya biasanya tara pulang,” paparnya.