Berdasarkan informasi yang diterima, kehadiran istri bupati dan sekda ini dalam rangka menyampaikan inovasi terkait kolaborasi antara Disparpora dan Dinkes PPKB yaitu Percepatan Penurunan Stunting Berbasis Eko Edu Wisata dengan lokus 5 desa wisata dan 1 kampung KB.

Program ini dikeroyok secara internal oleh semua bidang yang ada di Disparpora, antara lain:

  1. POIN CEK IN (Pojok Informasi Cegah Angka Stunting), sebagai wahana bermain anak serta penyedia informasi tentang stunting bagi ibu hamil, calon pengantin (cantin) dan pengunjung lainnya
  2. GOOD MOOD, adalah konsep Healing by Learning sebagai sarana edukasi bagi ibu hamil dan menyusui untuk menjaga kesehatan mental serta mengedukasi anak sejak dini untuk mengenal dan mencintai lingkungan
  3. KEMILAU HB, yakni Kelas Ibu Hamil Andalan Utama Halmahera Barat yang melaksanakan senam yoga bagi ibu hamil secara rileks dan enjoy
  4. BUAH CERI, Bunda Sehat Anak Ceria melalui kegiatan peningkatan keterampilan bagi Ibu Hamil dan Cantin untuk menciptakan produk ekonomi kreatif yang bisa dijual sebagai oleh-oleh guna meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga.

Setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kemenparekraf RI dan BKKBN, geliat Pemkab Halbar dalam upaya pencegahan angka stunting terus dipacu.

Di akhir pertemuan Sekretaris Daerah menyerahkan Buku BKB HIU yang merupakan produk inovasi Pemkab Halbar kepada Menparekraf.