Sekretaris Daerah Samsuddin A Kadir menambahkan, tahun ini pemprov telah menganggarkan pembayaran TTP secara total.
“Tahun 2023 kan kita sudah anggarkan full satu tahun. Nanti Desember, November, Oktober itu dipakai bayar di muka dulu. Supaya di bulan Februari kami bayar yang Januari 2023 ditambah dengan 3 bulan tunggakan. Nanti di Perubahan baru diganti lagi. Jadi apa yang diperintahkan Pak Gubernur untuk mencari uang Rp 5 miliar dan minimal bayar 3 bulan. Kita lakukan dengan cara itu,” jelasnya.
Skema pinjaman di bank, Samsuddin berkata, telah dibatalkan setelah melalui pembahasan bersama DPRD. Sebab pemprov bakal terbebani dengan adanya bunga.
“Daripada ada bunga dan lain sebagainya, lebih baik dibatalkan. Sementara anggarannya tersedia untuk kami alihkan di sini. Itu hasil diskusi dan kita putuskan itu. Februari inshaa Allah APBD jalan kita laksanakan,” tuturnya.
Setelah TTP dibayar, sambungnya, ke depan sudah melalui mekanisme keuangan. Karena itu, disepakati membayar dengan menggunakan pagu yang ada di 2023. Di mana, 3 bulan dimajukan ke depan untuk menutupi tahun-tahun sebelumnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.