CEO BASF Martin Brudermüller mengungkapkan apresiasinya terhadap keberhasilan pemerintah Indonesia dalam mewujudkan performa pertumbuhan ekonomi yang sangat baik bahkan mampu mengungguli negara-negara di Eropa.
Ia juga berterima kasih atas dukungan yang diberikan Kementerian Investasi sehingga proses investasi BASF mampu berjalan dengan baik khususnya dalam hal pengurusan perizinan.
Martin menegaskan bahwa kesepakatannya dengan Eramet sudah memasuki tahap akhir dan akan segera direalisasikan.
“Kami ingin menyampaikan bahwa kesepakatan kami dengan Eramet sudah pada tahap final, kemungkinan keputusan kami akan diambil pada semester I 2023 ini,” ujarnya.
BASF akan merealisasikan investasi senilai kurang lebih €2,4 miliar atau Rp 44 triliun. Investasi ini diperkirakan mampu menciptakan lapangan pekerjaan secara langsung sebanyak 1.000 orang.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.