Tandaseru — Gedung pengeringan jagung yang berada di Desa Ratem, Kecamatan Jailolo Selatan, Halmahera Barat, Maluku Utara, terbengkalai. Gedung yang dibangun tahun 2019 itu tak kunjung difungsikan. Bahkan tidak lagi terurus sehingga terlihat kumuh.
Berdasarkan papan proyek yang tertera, pembangunan gedung tersebut menelan anggaran Rp 200 juta dengan volume pekerjaan 8×6 dalam waktu pekerjaan 60 hari. Namun bangunan tidak didukung sarana prasarana berupa mesin pengeringan jagung.
Sementara data yang dikantongi menyebutkan, proyek tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Desa-PDT dengan pagu anggaran secara keseluruhan mencapai Rp 1,4 miliar.
Dari total anggaran miliaran rupiah tersebut, diperuntukkan untuk bangunan dan mesin pengering jagung. Namun yang terealiasi hanya bangunannya saja. Proyek tersebut dikerjakan secara swakelola oleh desa setempat.
“Tapi, sampai sekarang gedung ini belum juga difungsikan,” ungkap salah satu warga desa setempat yang meminta namanya tak dipublikasikan, Selasa (17/1).




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.