“Kita banyak bayar lahan yang salah digusur PT Waskita, karena PT Waskita salah bikin jalan, makanya kita komplain di Waskita juga,” ujarnya.

“Jadi jangan dengan cara blokir jalan, karena itu juga akses kita semua,” tambah Darmin.

Anwar Ngawaro, warga yang tanamannya digusur PT Waskita, menyatakan kasus ini pernah terjadi sebelumnya.

“Jadi ada perusahaan pernah bikin tong bagini, ada sampe Rp 17 Juta. Dari pengalaman lama dong kase tinggal angkat kaki tara bayar,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, ia meminta pemda segera lunasi sebelum masa kontrak kerjanya selesai.

“Katanya dalam satu sampe dua bulan ini dong so angkat kaki. Kami datang ke sini karena masyarakat so tara sabar jangan sampe kase foya lagi,” tegasnya.