Perwira berpangkat tiga melati ini berkata, untuk kesehatan segera ke dokter untuk check up sehingga bisa mengetahui kekurangan fisik. Contohnya jika ada gigi berlubang langsung ditambal.
“Untuk jasmani, itu harus latihan. Tidak mungkin kalau tidak ada latihan. Karena seluruh personel Polri harus sehat. Bagaimana mau layani masyarakat kalau sakit-sakitan?” ujarnya.
Sementara untuk psikologi, kejiwaan casis jangan sampai tergolong dalam LGBT, anti NKRI, anti Pancasila, serta tidak pro dengan kebijakan pemerintah.
“Yang terakhir akademik, secara rata-rata paling tidak di angka 70. Contohnya ketika menangani tugas itu punya perencanaan, dan pelaksanaan juga searah dengan perencanaan,” pungkasnya.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.