“Saya sudah tahu informasi nonaktif saya sebagai Dirut PAM, tapi SK-nya saya belum terima dan belum lihat,” tuturnya.

Abubakar mengatakan, berdasarkan hasil rapat yang dilaksanakan hari ini pukul 17.00 WIT di Kantor Bappelitbangda Kota Ternate, seharusnya yang dinonaktifkan adalah tiga direksi.

“Dari hasil rapat itu yang diputuskan harus tiga direksi, kok kenapa hanya satu direksi (yang dicopot)?” ujarnya.

Selain tiga direksi, ia menambahkan, dalam rapat tersebut juga diputuskan penonaktifan seorang karyawan. Bahkan informasi penonaktifan direksi ini disampaikan langsung Wali Kota.

“Saya belum terima SK itu, nanti saya sudah terima baru berkomentar,” tandasnya.