Wali Kota via telepon kepada Sekda pun menyatakan bersedia turun ke lokasi aksi dan bertemu warga pada pukul 15.00 WIT sore ini.

“Jadi Pak Wali Kota akan turun ke sini jam 3 ini, jadi saya minta warga bisa menahan diri,” kata Jusuf.

Terpisah, Ketua Pemuda Sulamadaha, Sukiman Ibrahim mengatakan, hanya satu tuntutan masyarakat Sulamadaha yakni soal revisi Perwali Nomor 53 Tahun 2017.

“Tuntutan kami hanya satu pencabutan perwali saja. Jadi sejauh ini perwali dibuat sejak 2017 tanpa mengetahui orang Sulamadaha bahkan pemerintah kelurahan pun tidak dilibatkan,” jelas Sukiman.

Lanjut dia, masyarakat Sulamadaha mendesak agar Pemkot Ternate mengkaji kembali tapal batas yang sudah ditetapkan dalam Perwali tersebut karena dinilai merugikan masyarakat khususnya di Sulamadaha.