“Di antaranya lima kasus perikanan, dua kasus pelayaran, dua kasus perdagangan, dan dua kasus illegal logging,” ujarnya.

Jajaran Polairud juga terlibat dalam kegiatan prioritas Polri seperti patroli perairan, hotspot, Sambang Nusa, pemberantasan illegal fishing dan illegal oil serta mendukung operasional kepolisian baik operasi kepolisian terpusat maupun kontijensi.

Kapolda pun menekankan untuk meningkatkan kemampuan dalam menganalisis situasi dan kondisi sehingga dapat memprediksi permasalahan serta potensi gangguan kamtibmas.

“Tingkatkan juga sinergitas dan kerja sama dengan TNI, kementerian dan lembaga guna menciptakan keamanan perairan perbatasan antarnegara,” pesannya.