“Karena itu, saat ini ada perhatian masyarakat Moya-Torano dalam rangka swadaya untuk membuat jalan beton. Karena itu saya apresiasi, karena punya kepedulian soal mendukung sekolah agama. Inshaa Allah ke depan kami akan mendorong agar Pemkot Ternate juga bisa membantu dalam hal sarana prasarana sehingga santri yang belajar di sini mendapat pendidikan dengan fasilitas yang memadai,” sambung Anas.

Menurutnya, jalan swadaya masyarakat ini panjangnya kurang lebih 25 -30 meter. Warga membeli sendiri mulai dari semen, pasir dan batu.

“Ini memang aspirasi dari jamaah pondok, karena itu masyarakat berpartisipasi kerja gotong royong. Semangat ini ke depan kami dorong karena semangat gotong royong atau babari masih penting, itu masih terlihat di masyarakat Moya – Torano,” ujarnya.

“Akses jalan itu sangat penting, karena itu nanti menjadi perhatian saya ke depan itu akan melihat mana jalan-jalan lingkungan yang harus kita dorong seperti paving blok, cor beton ini jadi perhatian dalam APBD pemkot tahun depan,” imbuh Anas.

Sementara warga Torano Iwan mengatakan, akses ke masjid dan pondok pesantren ini sudah cukup lama dinantikan.

“Alhamdulillah sudah terwujud. Kami ucapkan terima kasih yang sudah mengakomodir yaitu Pak Dewan Anas Malik yang sudah membantu kami,” tandasnya.