“Karena dipukul itu katanya dianiaya, seperti itu,” terangnya.
Terkait aksi oknum TNI mengikat EF di pohon, Sinaga beralasan agar EF tak kabur.
“Mungkin itu mencegah biar si pelaku tidak melarikan diri. Untuk langkah selanjutnya si pelaku katanya mau melaporkan kasus penganiayaan, ya dari kita juga lapor pencuriannya,” tandasnya.
Korban merupakan mahasiswa semester 11 Universitas Pasifik. Korban mengaku dipukul di wajahnya hingga lebam dan disodok perutnya dengan potongan kayu.
Korban lalu digiring oknum TNI tersebut ke kantor POM Lanud Leo Wattimena Morotai, kemudian dibawa ke Kantor Polres Morotai untuk membuat laporan.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.