Sementara Satpom Lanud Leo Wattimena Bintara Idik Sinaga ketika dikonfirmasi menjelaskan insiden itu bermula dari adanya kasus pencurian cabai.
“Melihat kejadian itu, pemilik kebun langsung nyamperin, dan si pelaku itu membawa pisau. Akibat dari sebilah pisau yang dibawa pelaku itu, dia (anggota TNI, red) reflek ambil kayu dan memukulnya,” jelasnya.
“Si pelaku juga udah mengakui bahwa dia itu mengambil cabai tanpa seizin dari si pemilik. Kalau mengambil cabai tanpa seizin kan berarti namanya pencuri,” ujarnya.
Setelah itu, sambungnya, oknum tentara menonjok pipi kiri EF. EF pun tidak terima.
“Karena dipukul itu katanya dianiaya, seperti itu,” terangnya.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.