“Apakah berkas sudah lengkap, kalau sudah lengkap kita langsung kirim semuanya. Tetapi kalau masih ada kekurangan berkas berati kita lengkapi sesuai petunjuk jaksa,” ungkap Arinta, Rabu (23/11).

Sekadar diketahui, kekerasan tersebut terjadi usai Yulius mengunggah foto polisi yang melakukan pengamanan unjuk rasa dengan anjing pelacak beserta caption “tidak bisa pakai tangan pakai anjing”.

Gara-gara unggahan tersebut, ia langsung dijemput sejumlah polisi dan dibawa ke markas K-9 Satsabhara Polres Halut dan dianiaya.