Dalam kesempatan yang sama, Bupati Aliong saat memberikan sambutan menjelaskan, Taliabu sendiri saat ini masih terus memberikan perhatian serius pada masalah stunting. Tidak hanya anak stunting tetapi juga pada anak yang berpotensi stunting.
“Olehnya itu, Pemerintah Taliabu telah membentuk komunitas pencegahan dan penurunan stunting di setiap kecamatan dan juga desa. Komunitas ini nantinya akan bekerja secara maksimal dalam menekan penurunan stunting yang sudah menjadi lokus di Taliabu, sebagai bentuk mengimplementasikan pilar pertama dari lima pilar percepatan penurunan stunting yang merupakan bagian dari komitmen dan visi pimpinan pusat dan juga daerah,” tuturnya.
“Kami sampai saat ini terus bekerja secara maksimal untuk menekan angka penurunan stunting di Taliabu. Ada beberapa komunitas yang telah kami bentuk dan sudah melakukan kerja-kerja di lapangan, dan kami terus melakukan pendampingan secara langsung,” sambung Aliong.
Usai dikukuhkan sebagai Orang Tua Hebat Pulau Taliabu yang mewakili Indonesia, Aliong mengatakan akan berkomitmen melakukan aksi dan gerakan secara cepat dan tepat. Mulai dari regulasi pembentukan BKB, memerintahkan kecamatan hingga desa untuk mengaktifkan BKB setempat, dan mendukung pelaksanaan BKB pengasuh 1.000 HPK.
“Pertama-tama saya ucapkan terima Kasih kepada Kepala BKKBN Pusat Bapak Dr. (H.C) dr. Hasto Wardoyo, Sp. atas kepercayaannya mengukuhkan kami sebagai Orang Tua Hebat. Setelah ini kami akan melaksanakan komitmen kami sebagai orang tua asuh dengan aksi cepat dan tepat. Harapan saya tentunya agar tidak lagi ada anak dengan status stunting di Taliabu, dan setiap anak mendapatkan hak hidup sehat sebagaimana mestinya. Mari kita ciptakan generasi yang unggul untuk Indonesia Maju,” ucap Aliong.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.