“Yang terpenting adalah dapat membentuk bina keluarga balita holistik integratif unggulan di tiap desa,” cetusnya.

Luci mengemukakan, sebagaimana Perpres 72 Tahun 2021 yaitu ada target pembentukan kelas bina keluarga balita sebesar 90%. Tetapi setelah dikonsultasikan dengan Ketua TP PKK, ia mengatakan siap mengimplementasikan 100% bina keluarga balita holistik integratif unggulan di seluruh desa.

“Kami berharap dari multipihak dan multisektor dapat bersinergi untuk berupaya dan berusaha memaksimalkan di sisa waktu yang tidak lama lagi untuk target penurunan secara nasional di tahun 2024,” pungkasnya.