Ia berharap kegiatan ini hadir menjadi sebuah solusi bagi proyek perubahan yang bertujuan mencapai kesejahteraan antarpemerintahan tiga daerah.

Wali Kota juga berharap peserta FGD betul-betul mengikuti kegiatan dengan seksama sebab setiap ide dan gagasan yang tertuang dalam kegiatan proyek perubahan ini tentunya akan menjadi masukan untuk berbenah semakin baik ke depannya.

“Patut diapresiasi, beliau hari ini menjadi motivasi dan spirit bagi kita. Saya bangga, beliau sebagai salah satu putra terbaik yang akan membawa nama daerah ini ke depannya menjadi lebih baik lagi,” imbuh Ali.

Sementara Sekretaris Daerah Maluku Utara Samsuddin Abdul Kadir dalam FGD tersebut memaparkan dalam pola pendidikan yang baru ini, ada keterkaitan dengan realitas atau tugas di lapangan.

“Di mana kita harus membuat suatu perubahan, karena saat ini orang menyatakan bahwa lemerintah kalau tidak melakukan inovasi maka suatu waktu akan ditinggalkan oleh masyarakat, karena ada alternatif lain di sektor swasta yang mengambil alih tugas-tugas pemerintah,” tuturnya.