Politikus Partai Golkar ini menambahkan, sejak masa kepemimpinan sebelumnya sudah pernah dilakukan pendataan tenaga honorer. Namun sampai saat ini tidak tahu nasibnya seperti apa.
“Karena pemda juga tidak pernah mengklarifikasi dan menjelaskan seperti apa, ini kembali lagi dengan kasus yang sama,” tukas Joko.
“Karena itu Ketua Komisi I meminta kepada pemda agar menyampaikan secara terbuka, dan dalam waktu dekat kami akan segara menyurat untuk melakukan rapat dengar pendapat membahas terkait hal ini,” pungkasnya.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.