“Tadi ada yang memukul-mukul itu, kemudian ada juga melempar batu, sehingga dari petugas keamanan pun mengambil tindakan represif tegas untuk meredakan massa aksi tersebut,” jelasnya.

Jika ada massa aksi terdampak tindakan represif, Reza mengaku akan memproses hukum.

“Terlepas tadi sampaikan ada beberapa yang mungkin terkilir kaki tangannya saat terjadi hal itu. Kami sudah sampaikan kalau semisalkan ada tindakan kekerasan, kami mengarahkan untuk melaporkan secara resmi ke SPKT,” timpalnya.

“Jadi kita bisa mengambil tindakan proses secara hukumnya. Siapapun yang melakukan apa tindakannya bisa kami melaksanakan proses hukumnya,” tambah dia.

Ia menjelaskan, kepolisian telah menyiapkan CCTV dan kamera video untuk merekam aksi unjuk rasa sebagai bukti jika ada tindakan represif.

“Kemudian juga ada beberapa kamera handpone anggota juga, dan rekan wartawan juga yang mengarah pada kegiatan tersebut. Mungkin itu nanti dijadikan sebagai bukti, kalau misalkan memang yang merasa korban ini melaporkan secara resmi,” tandas Reza.