“Abang, ini perempuan kasihan. Boleh kalau laki-laki, abang, tapi perempuan ini,” kecam Abdurahman.

Kepada polisi dan Satpol PP, Abdurahnan dan mahasiswa lainnya menyebutkan tindakan represif yang dilakukan terhadap massa aksi perempuan adalah tindakan pelecehan.

“Ini pelecehan. Pelecehan, torang akan lapor,” ancamnya.

Kericuhan dalam aksi tolak kenaikan harga BBM di Pulau Morotai. (Tandaseru/Irjan Rahaguna)

Sementara Putri tampak kepayahan usai tangan kanannya dipelintir.

“Dia (oknum polisi) tarik kita pe tangan kong kase putar, baru kase tola ke belakang,” ucapnya.