Tandaseru — Aksi penolakan kenaikan harga BBM di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, Senin (12/9), berlangsung ricuh.
Dua siswi SMP jatuh pingsan karena terkena tembakan gas air mata polisi. Selain itu, 14 massa aksi diamankan Polres Morotai.
Kericuhan terjadi usai massa aksi menggeser lokasi demo dari kantor DPRD ke Tugu Pancasila. Di tugu, mereka berorasi dan membakar ban bekas serta memblokir jalan utama menggunakan potongan kayu.

Selain itu, massa aksi juga menggelar salat di jalan utama sebagai bentuk protes terhadap pemerintah.
Kericuhan kemudian dipicu saat massa aksi meminta polisi saling berhadap-hadapan. Massa pun maju menyerang polisi dengan lemparan batu.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.