“Menurut adik saya, kejadian pertama terjadi saat dia kelas IV. Ketika itu kepsek panggil adik saya ke rumahnya,” ungkapnya, Kamis (8/9).

Sang adik memendam masalah itu selama bertahun-tahun. F bilang, ketika menceritakan kejadian yang menimpanya, korban tak kuasa menahan tangis.

“Adik saya mungkin trauma jadi menangis,” ujarnya.

Korban sempat tak diketahui keberadaannya pada Sabtu malam itu. Keluarga baru menemukannya Senin kemarin.

“Padahal kepsek ini bawa dia (korban, red). Nanti hari Senin ditemukan, dari situ dia mulai cerita kejadiannya ke keluarga,” kata F.