Mengapa terdengar begitu kejam? Karena ilmu ekonomi adalah untuk memenuhi kebutuhan, sebenarnya juga sebagai ilmu tentang apa atau siapa yang harus dikorbankan demi kelestarian pihak lain atau dengan kata lain, ilmu tentang mengalokasikan atau menentukan siapa yang harus dikorbankan untuk memutuskan siapa diantaranya untuk dihidupkan.
Dalam konteks itu ilmu ekonomi sangat kejam (diharapkan pembaca memahami maksudnya). Jika dikaitkan konteks perang misalnya Ukraina melawan Rusia. Siapa yang sebenarnya salah? Kalau dalam hal yang paling mendasar seperti ini kita akan menemukan bahwa tidak ada satu pun dari kedua negara tersebut yang salah. Kedua belah pihak sama-sama berjuang untuk bisa bertahan hidup (eksis). Cara bertahan hidupnya harus mematikan pihak yang lain. Bagaimanapun manusia dalam sejarahnya saperti itu.
Erward van Dyke Robinson dalam bukunya Economic Motivation for Armed Conflict, Ensyclopedia Princetoniensis pernah mengatakan oleh karena melihat semua perang dari masa lalu sampai zaman modern memiliki motif-motif ekonomi, maka bisa disimpulkan penyebab utama atas semua perang adalah ekonomi.
Begitu juga dengan peradaban sebagai puncak kebudayaan manusia. Bagaimana suatu masyarakat bisa menemukan suatu peradaban? yaitu ketika manusia-manusia yang terdiri atas individu-individu berkumpul dalam satu tempat yang sama, kemudian berinteraksi dalam waktu yang sangat lama, berbagi ilmu pengetahun dan berbagi kemampuan dalam sebuah bahasa kemudian akhirnya mereka mendirikan institusi politik, bersatu dalam peperangan dan sebagainya hingga akhirnya muncullah sebuah peradaban. atau dengan kata lain, peradaban menggambarkan cara hidup yang kompleks yang muncul ketika orang mulai mengembangkan jaringan permukiman perkotaan. Ketika kebangkitan pertanian dan perdagangan memungkinkan orang memiliki surplus pangan dan stabilitas ekonomi (Key Component of Civilization, National Geographic). Sehingga peradaban itu munculnya dari keinginan manusia untuk memenuhi kebutuhannya.
Jadi perang atau peradaban motifnya selalu sama yaitu ekonomi. Maka Ilmu Ekonomi itu yang paling dasarnya bukanlah ilmu tentang uang tapi ilmu tentang cara untuk memenuhi kebutuhan manusia. Sebab, tidak ada dalam sejarah manusia satu pun perang atau konflik yang tidak didasarkan atas motif ekonomi. Tidak ada! Karena kebutuhan manusia adalah dasar dari setiap kegiatan ekonomi yang kita lakukan. Maka sistem ekonomi dirumuskan agar kita secara efektif memenuhi kebutuhan kita sebagai manusia (Kari McGregor, The Economics of Human Need, shift-magazine).




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.