“Kami berharap masing-masing  pemerintah kabupaten kota itu bisa melihat bahwa ada kondisi riil kampus ini memiliki beberapa kendala, kendala jumlah mahasiswa besar dan lahan serta ruang terbatas sehingga kita mencari jalan keluarnya,” ungkapnya.

Ia juga berharap, adanya dukungan para stakeholder di pemerintah daerah maupun swasta di Maluku Utara, untuk bersama-sama menangani kendala yang dialami lembaga pendidikan, terutama perguruan tinggi.

“Dari penyampaian narasumber, saya sebagai pimpinan dan bersama pimpinan yang ada di Unkhair dapat banyak sekali masukan dan juga teman-teman alumni mengoreksi kita terkait penanganan, bukan hanya pada sisi akademik namun juga hak mahasiswa,” tandasnya.