“Kalau di geologi ada dua hal, ada megaskopis dan mikroskopis. Ketika saya lihat pada sisi mikroskopis tadi ada kimia tapi secara megaskopis biasa pakai lup itu dipakai oleh tekstur di luarnya. Kalau dilihat dari kapan terbentuknya maka lewat zat kimianya,” jelasnya

“Kita pernah bahas beberapa waktu lalu lewat Zoom webinar dengan Australia, bicara sama bagaimana peran penting geologi di zaman itu terhadap pembangunan benteng, desain benteng dan strategi perang,” imbuh Dedy.

Ia menambahkan, benteng peninggalan sejarah ini sewaktu-waktu bisa runtuh.

“Jika ada sisi satu terganggu itu akan mempengaruhi. Jangankan itu, kalau ada longsor dan gempa dengan skala tertentu bisa pengaruh. Potensi benteng bisa runtuh, karena mau kuat gedung apapun dihantam misalnya (gempa) 7 Skala Richter bisa runtuh. Skema wisata terintegrasi harus dikembangkan sehingga benteng sebagai ruang edukasi dan tidak menjadi ruang kosong,” tandas Dedy.