“Jadi kan prosesnya seperti bendungan yang tadi disampaikan baru mau masuk ke wilayah sertifikasi dan lain sebagainya. Artinya tahapan-tahapan untuk menjadi suatu kegiatan sudah akan kita mulai. Karena kan prosesnya tidak serta-merta kita mau kerja langsung oke yah, kalau jembatan mungkin gak ada masalah. Untuk pembebasan lahan tinggal di mulut jembatan saja tapi kan persoalan desain, kondisi kontur tanah dan lain sebagainya itu masih disiapkan,” paparnya menjelaskan.

Andi juga memastikan bahwa Komisi V DPR RI akan terus mengawal dan mendorong agar rencana anggaran untuk desain jembatan Temadore bisa masuk ke APBN 2023 nanti.

“Kita harap tahun 2023 itu sudah menjadi endemi, sudah tidak ada lagi covid-19 sehingga kita bisa fokus kembali mengejar deadlock yang tertinggal kemarin,” pungkasnya.