“Terkait dengan laporan yang didapat oleh teman-teman vaksinator sebesar Rp 5 miliar direalisasi itu, nah, tentunya sangat jauh berbeda dengan apa yang didapatkan oleh teman-teman vaksinator,” imbuhnya.
Mendengar hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Pulau Morotai dr. Julys Giscard Croons mengatakan sudah pernah menjelaskan kepada staf Puskesmas soal realisasi anggaran dengan Daftar Penggunaan Anggaran (DPA).
“Waktu itu ada pertanyaan juga dari beberapa staf di puskesmas, dan kami sudah menjelaskan dan memperlihatkan DPA. Itu saya turun di Sangowo dan Daruba,” kata Julys.
“Jadi, saya sampaikan ke mereka. Malah saya berikan contoh yang paling sederhana DPA itu ibarat buku tabungan. Itu saldo kita Rp 10 juta,” tambah dia
Namun, kata dia, para staf puskesmas tak mempercayai penjelasan Dinkes.
“Lagi-lagi mereka tidak percaya kepada Dinas Kesehatan. Mereka punya pemahaman sendiri. Itu yang saya heran juga padahal bukti-bukti konkrit,” terangnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.