“Operasi Bina Kusuma Kieraha 2022 ini memiliki tugas untuk membangun dan menumbuhkembangkan kesadaran masyarakat akan pentingnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tutur Eko.

Dengan sasaran operasi yaitu tempat-tempat atau lokasi yang dimungkinkan dapat dipergunakan untuk melakukan aksi preman dan premanisme seperti terminal angkot, terminal pelabuhan penyeberangan, area perbelanjaan umum, parkiran umum serta lokasi lainnya.

“Polda Maluku Utara melaksanakan operasi kepolisian dengan sandi Bina Kusuma kieraha 2022 ini dengan mengedepankan kegiatan preventif, di mana fungsi binmas mempunyai tupoksi yang memiliki kegiatan pembinaan dan penyuluhan,” urainya.

Dalam operasi ini, lanjutnya, yang di-backup oleh fungsi lainnya dengan melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan agar operasi ini dapat berhasil dan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Maluku Utara.

“Saya mengharapkan dengan dilaksanakan Operasi Bina Kusuma Kieraha 2022 ini dapat mencapai salah satu harapan yang diinginkan oleh masyarakat Maluku Utara. Sebab hal yang sangat mudah untuk melihat keberhasilan sebuah operasi yaitu masyarakat dapat merasakan keamanan dan kenyamanan dalam melaksanakan aktivitas seiring dengan keberadaan anggota Polri di lapangan,” pungkasnya.