“Jadi hal ini sedikit ribet juga. Karena setelah dimasukkan Desa Tuakara di Halut itu seharusnya disertai dengan penyerahan aset, termasuk aparatur,” ujarnya.
Politikus Partai Nasdem ini menambahkan, warga setempat telah menyampaikan keberatan jika guru ditarik.
“Dan ini akan kami panggil Kadis Pendidikan dan kalau sudah dipanggil nanti perkembangan selanjutnya baru disampaikan. Yang jelas, aspirasi masyarakat kita tetap tindaklanjuti karena ini pemerintah semua. Karena mereka sudah menjadi warga Halut tapi selama belum ada penyerahan maka aset itu masih menjadi aset Halbar,” tandas Djufri.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.