Salah satu tokoh Maluku Utara, Dr. Kasman Hi Ahmad, yang juga menjadi narasumber dialog itu mengatakan, pendirian universitas di daerah saat ini menjadi kebutuhan dasar yang tidak bisa diabaikan. Apalagi Haltim merupakan wilayah industri di Maluku Utara yang sudah seharusnya berpikir menyiapkan SDM generasi muda untuk diserap ke pasar industri yang saat ini menggeliat. Salah satunya dengan mendirikan universitas atau sekolah tinggi.
“Apalagi untuk sekolah pendukung di Haltim saat ini sudah sangat mendukung dibangunnya universitas,” tuturnya.
Jika dalam pendirian kampus pemerintah daerah merasa terkendala kesiapan operasional, Kasman yang juga mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Maluku Utara ini mengaku siap membantu menyiapkan administrasi maupun operasionalnya.
“Kalau memang pemda siap, saya secara personal mapun kelembagaan di Fokal IMM siap untuk membantu merealisasikan,” tandasnya.
Sekretaris Daerah Haltim Ricky C Richfat yang juga pembicara dalam dialog itu mengatakan pemerintah daerah memberikan porsi besar bagi dunia pendidikan di Halmahera Timur. Bahkan tidak tanggung-tanggung setiap tahun pendidikan mendapat alokasi kurang lebih Rp 200 miliar atau 20 persen APBD sebagaimana isyarat undang-undang.
“Memang ini juga menjadi cita-cita Pak Bupati, sehingga saya berharap agar Pak Doktor (Kasman) bisa intensif berdiskusi dengan Pak Bupati terkait dengan pendirian kampus tersebut. Prinsipnya kalau kami diperintahkan, kami tetap siap saja,” ungkap dia.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.