Tandaseru — Aksi penolakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Ternate untuk kali keempat kembali disuarakan mahasiswa maupun aktivis.

Menyikapi rencana aksi BBM, Senin (25/4) besok, Polda Maluku Utara maupun Polres jajaran akan melakukan pengamanan penuh untuk memastikan penyampaian pendapat di depan umum berjalan aman dan damai.

“Menyikapi rencana aksi unras besok, Polda Malut mengimbau kepada adik-adik mahasiswa dan OKP agar mempedomani dan melaksanakan amanah Undang-undang Nomor 9 Tahun 98 tentang penyampaian pendapat di muka umum,” ungkap Karo Ops Polda Malut Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa saat dikonfirmasi, Minggu (24/4).

UU 9/1998, kata Semmy, mengatur unjuk rasa dilarang keras digelar di lingkungan-lingkungan objek vital nasional (obvitnas). Polisi sendiri akan melakukan penebalan pengamanan dengan menambah jumlah personel pengamanan dibandingkan aksi-aksi sebelumnya.

“Dari satker Polda Malut akan bertindak penuh dengan mengerahkan personel dan sarpras secara maksimal untuk mengamankan PT Pertamina Jambula dan Bandara Baabullah sebagai obvitnas,” terangnya.

Ia pun mengimbau para massa aksi menyampaikan aspirasinya dengan tertib dan damai tanpa anarkis.

“Kami harap agar tidak anarkis, yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat,” pungkasnya.