Ia beserta rekannya, Ariyanto Nyong, juga turut serta dalam turnamen ini. Mereka pergi memancing pada malam hari dengan berbekal umpan buatan. Meski kegiatan memancing sempat terhambat karena turunnya hujan, tapi mereka berhasil mendapatkan ikan bubara seberat 10,7 kg. Ikan tersebut dinobatkan sebagai tangkapan terbaik pada gelaran “Kawasi Fishing Tournament 2022”.
“Saya merasa semangat dan bangga setelah menjuarai turnamen ini. Ikan di perairan Kawasi segar, besar, dan banyak. Menurut saya, kita memiliki cukup banyak ikan untuk dipancing dan dikonsumsi di sini,” ungkap Abadan Nomor seusai menerima penghargaan.
Selain ikan bubara, terdapat pula hasil tangkapan dari peserta lain, di antaranya tenggiri, kakap, kerapu, rubby snapper, dan giant trevally (GT). Setelah proses penimbangan dan penilaian selesai, hasil tangkapan itu diolah menjadi menu sajian berbuka puasa bagi peserta dan panitia yang terlibat. Kegiatan ini dilakukan untuk mempererat kebersamaan satu sama lain.
Head of External Relations HARITA Nickel, Stevi Thomas, mengatakan bahwa melimpahnya hasil tangkapan pada turnamen ini membuktikan kualitas perairan Kawasi tetap terjaga baik. Ia pun mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kelesatarian ini.
“Kita telah melihat betapa melimpahnya sumber daya alam di perairan Kawasi. Ikan dengan kualitas yang baik masih mudah didapatkan. Bukan hanya untuk keperluan turnamen, tetapi juga untuk konsumsi sehari-hari. Mari kita jaga bersama kelestarian laut ini sehingga tetap dapat menjadi sumber penghidupan bagi banyak orang,” ungkap Stevi.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.