Tandaseru — Ibu-ibu pedagang ikan di Pasar Akelamo dan Kuripasai, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, nyaris baku pukul, Senin (14/3). Insiden ini terjadi usai para pedagang Kuripasai mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi II dan pemerintah daerah.
Dalam RDP tersebut dibahas rencana penertiban pedagang yang masih berjualan di badan jalan Desa Kuripasai untuk masuk ke Pasar Akelamo.
Pantauan tandaseru.com, usai RDP datang sekelompok pedagang Pasar Akelamo di Kantor DPRD. Mereka lalu terlibat adu mulut soal lokasi jualan di pasar.
Adu mulut yang kian sengit nyaris berubah menjadi ajang baku pukul. Beruntung anggota Satpol PP yang bertugas di kantor tersebut lantas melerai dan membubarkan konsentrasi massa.
Informasi yang dihimpun, sebelumnya pernah terjadi kontak fisik antara pedagang ikan dari Jailolo dengan pedagang Kuripasai. Persoalannya tak lain adalah perebutan ruang berjualan di dalam Pasar Akelamo.
“Kita pernah kontak fisik dengan pedagang-pedagang dari Jailolo yang berjualan di Pasar Akelamo,” ungkap salah satu pedagang ikan Kuripasai yang tidak mau disebut namanya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.