Tandaseru — Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara Dade Ruskandar memimpin serah terima jabatan (sertijab) Kepala Kejaksaan Negeri Halmahera Timur, Kepala Kejari Halmahera Barat, Kepala Kejari Ternate, dan koordinator pada Kejati.
Sertijab ini dipusatkan di Aula Faralamo Kejati Malut, Selasa (8/3).
Dade dalam sambutannya mengatakan, rotasi alih jabatan di lingkungan Kejaksaan adalah siklus yang dibutuhkan untuk regenerasi, sekaligus penyegaran personel dan organisasi.
“Upaya penataan melalui pergantian dan penyegaran dipandang perlu sebagai upaya Kejaksaan untuk senantiasa menjadi tetap kuat, lebih solid dan lebih siap, guna menjawab tantangan tugas yang semakin dinamis dan kompleks,” tutur jenderal bintang dua ini.
Selain itu, sambungnya, penting dipahami bahwa rotasi alih jabatan sebagai bagian dari upaya pengembangan dan penguatan organisasi, maka mutasi, promosi dan pergantian jabatan merupakan upaya yang tidak terhindarkan untuk mewujudkan visi dan misi Kejaksaan Republik Indonesia.
“Saya selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara mengucapkan selamat kepada Abdullah sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Ternate, Kepala Kejaksaan Negeri Halmahera Barat Kusuma Jaya Bulo, dan I Ketut Terima Darsana sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Halmahera Timur,” ucap Dade.
Dengan pelantikan ini, kata dia, ada banyak tugas ke depan yang harus diselesaikan. Karena itu, ia berharap sesampainya kedua Kajari di tempat tugas baru segera melakukan konsolidasi dengan bawahannya masing-masing.
“Laksanakan perintah harian Jaksa Agung RI sebagaimana yang disampaikan pada peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke 61. Saya berharap pejabat baru yang dilantik mampu memberikan energi positif dan semangat baru sehingga dapat meningkatkan kinerja yang lebih optimal dan lebih baik lagi. Teriring ucapan selamat saya sampaikan kepada Adrianus Notanubun dan Salomina Meyke Saliama untuk melaksanakan tugas di tempat baru dengan baik dan penuh pengabdian,” pungkasnya.
Sekadar diketahui, mantan Kajari Halbar Salomina Meyke Saliama kini menjabat Kajari Jembrana, Bali. Sedangkan penggantinya, Kusuma Jaya, sebelumnya adalah Kajari Mamasa.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.