Tandaseru — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali merilis jumlah kerusakan bangunan akibat gempa magnitudo 5,5 SR, Senin (10/1) bertambah menjadi 57 rumah dan 4 fasilitas umum.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Halut, Henny Tonga, mengatakan pasca gempa tim langsung diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pendataan jumlah bangunan yang rusak akibat dampak gempa.

“Dari hasil pendataan itu terdapat 57 rumah rusak dan 4 fasilitas umum,” ujar Henny.

“Di antaranya 34 unit rumah rusak ringan, 18 unit rumah rusak sedang, 5 unit rumah rusak berat, 3 unit rumah ibadah rusak ringan, 1 unit Kantor Desa Kusuri rusak ringan,” jabar Henny.

Ia menambahkan, daerah yang terdampak gempa yakni di Kecamatan Tobelo Barat, Kao Barat, Desa Kusuri, Desa Wangongira, Desa Soamaetek, Desa Pitago, dan Desa Kai.

“Terdapat 1 orang korban patah tulang dan 1 orang cedera ringan, BPBD kemudian berkoordinasi dengan pemerintah desa dan korban sudah dirawat di rumah sakit,” ungkapnya.

Sementara jumlah kerugian materil, pihaknya masih melakukan pendataan.

“Kebutuhan mendesak saat ini adalah tenda pengungsian dan logistik,” tandasnya.