Tandaseru — Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, saat ini tengah menyelesaikan sejumlah kasus yang melibatkan Pemerintah Daerah Haltim. Mirisnya ada oknum membawa nama Kasi Intel Kejari untuk meminta-minta uang.
Kasi Intel Kejari Haltim, S. Anwar, mengatakan saat ini lagi maraknya oknum meminta-minta uang di pejabat Pemda Haltim. Salah satunya yang menjadi korban adalah saksi-saki yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi pembangunan gelanggang olahraga yang saat ini tengah tahapan penyidikan.
“Sasaran oknum ini bukan hanya para saksi-saksi GOR saja, melainkan ada pejabat yang di luar dari kasus tersebut. Jadi istilahnya meminta uang ini secara acak,” ungkap Anwar, Kamis (6/1).
Anehnya, sambung Anwar, oknum tersebut mengetahui seluruh petinggi Kejari Haltim, hingga kasus-kasus yang sedang ditangani. Bahkan saat beraksi WhatsApp si penipu ini menggunakan foto profil Kasi Intel.
“Dan ini sudah banyak korban. Setelah ditelusuri nomor rekening yang digunakan, ternyata berada di Kota Riau,” terangnya.
Demi menghindari hal-hal yang tak diinginkan, Kejari telah berkoordinasi dengan Bupati, dalam hal ini Kabag Hukum, agar mengingatkan para pejabat sehingga tidak terpancing dengan aksi penipuan tersebut.
Selain itu, Anwar mengimbau perangkat desa maupun seluruh masyarakat Haltim agar tetap waspada dengan hal-hal serupa. Jika ada yang merasa dirugikan agar dilaporkan sehingga diproses secara hukum.
“Bagi yang merasa dirugikan, silahkan ke jalur hukum, karena sebelumnya apa yang dilakukan oleh oknum tersebut kami tidak mengetahui itu,” tandas Anwar.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.