Zero Case atau tidak ditemukannya kasus positif Covid-19 di Desa Kawasi selama tiga bulan berturut-turut adalah hasil dari kedisiplinan warga dalam mematuhi protokol kesehatan.
Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Kawasi, Reinhard Siar, mengatakan bahwa kehadiran Satgas Covid-19 sejauh ini sangat terasa manfaatnya dalam pencegahan pandemi.
“Selama dua tahun, ada tanda-tanda Covid-19 tetapi tidak berdampak fatal bagi masyarakat Desa Kawasi. Awalnya cuci-cuci tangan di depan rumah itu tidak ada. Tetapi setelah dibentuk Satgas Covid-19, maka di depan rumah sudah ada. Sebelum masuk rumah cuci tangan dulu. Anak-anak biasanya tidak pakai masker, sekarang mulai peduli pakai masker. Pergi ke sekolah pagi-pagi minta masker, cuci tangan, jaga jarak,” ungkap Reinhard.
Nihilnya kasus Covid-19 di Desa Kawasi selama tiga bulan terakhir ini juga tak lepas dari program vaksinasi. Satgas Covid-19 Desa Kawasi dan HARITA Nickel bekerja sama dengan Puskesmas Laiwui melakukan vaksinasi kepada ratusan warga di Desa Kawasi secara bertahap sejak akhir Juli 2021.
Head of Health, Safety, and Environment HARITA Nickel, Tonny Gultom, mengatakan bahwa vaksin tersebut diberikan secara gratis sebagai dukungan terhadap program percepatan vaksinasi yang digagas oleh pemerintah.
“Kami menyediakan 800 vaksin dosis pertama dan kedua untuk Desa Kawasi. Saat ini 93 persen dosis pertama telah diterima oleh masyarakat Desa Kawasi. Sedangkan dosis kedua sudah diterima oleh 55 persen warga,” ujar Tonny.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.