Tandaseru — Langkah Al Qaidah FC terpaksa terhenti di putaran kedua Bupati Cup II Pulau Morotai, Maluku Utara, Rabu (15/12). Tim asal Desa Ngele-ngele, Kecamatan Morotai Selatan Barat, itu harus menerima kekalahan dari tim tamu asal Kepulauan Sula, Basanohi FC.
Basanohi memulangkan tuan rumah dengan skor 1-2.
Pada babak pertama, pemain-pemain Basanohi tampak percaya diri dan menguasai permainan. Kesalahan di kotak terlarang pada menit ke-14 membuat wasit memberi hadiah penalti kepada Basanohi. Fikran Nasela mengeksekusi penalti itu dengan manis.
Gol susulan kembali diberikan anak asuhan Moensrul Umawaitina di menit 26 melalui kerja sama yang baik dari Romelus Fakubun dan Taufik. Umpan cantik Romelus membuat Taufik dengan mudah merobek jala Al Qaidah. Skor berubah menjadi 0-2.
Di babak kedua, Al Qaidah mencoba membangun serangan ke lini pertahanan Basanohi namun terus dikandaskan benteng pertahanan pemain Basanohi.
Al Qaidah baru berhasil mengecilkan beda perolehan gol lewat tendangan bebas Fahman. Skor 1-2 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Amatan tandaseru.com, pada babak kedua laga sempat terjadi gesekan antara punggawa Al Qaidah, Sandi, dengan pemain Basanohi, Sandri Makatika. Keduanya nyaris baku hantam. Beruntung, wasit Ade Daud Musa bersama asisten wasit cepat melerai.
Baik Sandi maupun Sandri diganjar kartu merah akibat gesekan tersebut. Gesekan bahkan menjalar ke luar lapangan, di mana official kedua tim juga saling serang. Untunglah pihak kepolisian, Satpol PP dan panitia cepat melerai sebelum makin memanas.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.