“Untuk tahapan tes hondanya saya ikut semua. Terus saya ke kantor untuk mengecek pengumuman, padahal sudah ada teman-teman tes honda yang berkantor dan ternyata nama saya tidak ada,” ujarnya.

Sarbanun berharap, Bupati dan Wakil Bupati dapat menyikapi permasalahan honda di Kabupaten Kepulauan Sula saat ini.

Suami Sarbanun, Kaidat Umamit, menyebutkan dirinya pernah menemui Wakil Bupati untuk memastikan alasan istrinya diberhentikan.

“Terus Pak Wakil menelepon Kadispora dan Kadispora menjelaskan bahwa Pilkada kemarin saya dan istri adalah lawan. Nah ini kan kan lucu, hasil penyampaian ke istri saya lain, ke Wabup lain,” ujarnya.

Sebelum menemui Wakil Bupati, Kaidat beberapa kali ke Istana Daerah (Isda) berharap bisa bertemu Bupati untuk menyampaikan hal tersebut.

“Saya harap Bupati dan Wabup dapat mengevaluasi Plt Kadispora agar lebih profesional dan efisien dalam bekerja,” tukas Kaidat.